Doktor Lulusan Belanda: Indonesia Sangat Layak Terapkan Khilafah


Malang- Yusuf Wibisono, M.Sc.,Ph.D, doktor lulusan Technische Natuurwetenschappen Universiteit Twente, menilai bahwa Indonesia sangat layak untuk diterapkan khilafah. Pernyataan ini disampaikan dalam acara Talkshow dan Orientasi Hizbut Tahrir, Ahad (23/11), saat ia menjadi salah satu narasumbernya. Acara yang bertempat di RM Ringin Asri Malang ini mengambil tema “Khilafah Harapan Baru untuk Indonesia Lebih Hebat”.

Dalam acara ini, Yusuf mengungkapkan fakta potensi sumber daya manusia dan sumber daya alam Indonesia yang sangat besar. Potensi ini menjadi modal utama bagi Indonesia untuk bangkit. Namun, Yusuf yang sempat menjadi aktivis Hizbut Tahrir di Belanda ini sangat menyayangkan karena potensi tersebut saat ini tidak dikelola untuk kepentingan rakyat. Bahkan, menurutnya selama ini justru negara-negara Eropa yang banyak menguras sumber daya alam Indonesia.

“Eropa makmur karena merampok kita,” ungkapnya.

Kondisi inilah yang menjadikannya sangat pesimis terhadap perubahan bangsa Indonesia. Karena menurutnya, selama ini Indonesia hanya mengalami pergantian pemimpin saja, sedangkan sistem yang diterapkan di negara ini tidak pernah berganti. Ia pun memberikan opsi perubahan sistem negara menjadi khilafah.

“Indonesia memiliki potensi sumber daya manusia dan sumber daya alam yang luar biasa, sehingga sangat layak diterapkan khilafah di Indonesia. Khilafah akan mempersatukan semuanya, sumber daya manusia dan sumber daya alam,” tuturnya.

Dalam acara ini juga dijelaskan gambaran khilafah secara utuh sebagai sistem yang mampu menyejahterakan rakyat. Hal itu disampaikan oleh kandidat doktor Universitas Brawijaya, Fitriaman, SE., MSA. Ia mengungkapkan perbandingan antara sistem ekonomi kapitalisme yang diterapkan di dunia saat ini dan sistem khilafah. Menurutnya, kesejahteraan suatu bangsa selalu diukur dari kondisi ekonominya. dan sejatinya sistem ekonomi kapitalisme sampai kapanpun tidak akan dapat menyejahterakan. Hal ini disebabkan karena sistem ekonomi kapitalisme bertumpu pada sektor non-riil, sehingga pertumbuhan ekonominya merupakan pertumbuhan semu.

“Ekonomi stabil tidak akan terjadi pada sistem ekonomi kapitalisme, karena ia menyembunyikan kemiskinan,” ungkapnya.

Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Haluoleo ini juga mengungkapkan bahwa sistem ekonomi Islam mampu memberikan kesejahteraan bagi rakyat. Hal itu karena sistem ekonomi Islam bertumpu pada sektor riil. Distribusi kekayaan di dalam sistem ekonomi Islam juga menjadi tanggung jawab negara. Tidak seperti sistem ekonomi kapitalisme yang distribusi kekayaannya hanya dikendalikan oleh segelintir orang pemilik modal. Selain itu, mata uang dinar yang digunakan di dalam sistem ekonomi Islam mampu menjadikannya tidak terpengaruh oleh inflasi, sehingga pertumbuhan ekonominya bisa stabil.

“Dengan khilafah, ekonomi Indonesia akan menjadi kuat!”, serunya.

Selain talkshow, acara ini juga membahas tentang orientasi Hizbut Tahrir, yang disampaikan oleh Dr. Syaiful Islam. Penjelasan ini diawali dengan pengungkapan fakta-fakta kerusakan yang terjadi di Indonesia, kemudian dilanjutkan dengan penjelasan bahwa realita kerusakan itu semua disebabkan karena tidak diterapkannya Islam di tengah-tengah kita. Dalam orientasi Hizbut Tahrir ini juga disampaikan perkenalan Hizbut Tahrir, capaian-capaian dakwah Hizbut Tahrir, penyebaran dakwah Hizbut Tahrir, masterplan, roadmap, serta metode dakwah Hizbut Tahrir dalam menegakkan khilafah.

Sekitar 200 peserta yang hadir pun turut berkomitmen untuk memperjuangkan tegaknya khilafah. Selanjutnya, acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Mubaligh Ahlussunnah Waljama’ah Kota Malang, KH. Muhammad Munif. Acara kemudian diakhiri dengan forum ramah tamah antara para peserta dengan aktivis Hizbut Tahrir Indonesia DPD II Malang. [LI MHTI Malang]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s