Open House MHTI Malang Raya: Intelektual Bangkit Bangun Peradaban Islam


Peserta antusias bertanyaMalang– Sabtu (25/1), Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia (MHTI) DPD II Malang Raya menggelar acara Open House Hizbut Tahrir. Tema yang diangkat dalam acara ini adalah “Peran dan Tanggung Jawab Intelektual Muslim dalam Membangun Peradaban Islam”. Acara yang bertempat di Rumah Makan Ringin Asri Malang ini dihadiri oleh puluhan intelektual Muslim se-Malang Raya, yang terdiri dari dosen dan mahasiswa Pascasarjana. Acara ini diharapkan mampu menyatukan potensi intelektual Muslim serta melanjutkan semangat perubahan yang telah didapatkan dari forum Jakarta International Conference of Muslim Intellectuals (JICMI), yang diselenggarakan oleh Hizbut Tahrir Indonesia pada 14-15 Desember 2013 lalu.

Acara Open House ini diawali dengan pembukaan oleh Ketua Lajnah Khusus Intelektual (LKI) DPD II Malang, Ella Saparianti, S.TP, M.P. Dalam sambutannya, dosen Universitas Brawijaya ini mengingatkan akan pentingnya kontribusi intelektual dalam membangun generasi masa depan.

“Intelektual hendaknya menjadi ulil albab, yang senantiasa melakukan tafakkur terhadap ayat-ayat Allah dan fenomena yang terjadi di dalam kehidupan sehari-hari. Ia diharapkan mampu menjadikan kesempuranaan syariat Islam sebagai solusi atas permasalahan yang ada di tengah kehidupan,” ungkapnya.

Materi pengantar Open House disampaikan oleh Ir. Retno Sukmaningrum, MT. Dosen Politeknik Negeri Surabaya ini memaparkan tentang kondisi umat Islam di dunia yang terpuruk di semua lini. Ia juga mempertanyakan tentang peran intelektual dalam menyelesaikan permasalahan yang melanda umat saat ini.

“Intelektual itu memiliki ketajaman berpikir. Ini merupakan kenikmatan yang diberikan oleh Allah, dan pasti akan dimintai pertanggung jawaban. Maka, di tengah kondisi yang terpuruk ini intelektual tidak boleh diam, namun harus membantu menyelesaikan problematika yang ada,” jelasnya.

Menurut Retno, upaya yang dilakukan oleh kaum intelektual selama ini belum benar-benar mampu memberikan solusi. Hal ini tidak lain disebabkan karena upaya yang dilakukan oleh para intelektual tersebut hanya terfokus pada persepsi masing-masing.

“Ahli Ekonomi hanya melihat masalah ekonomi, sarjana Teknik sibuk dengan bidang teknik saja, dan sebagainya. Akhirnya tidak mampu melihat problem umat secara integral,” ungkapnya.

Padahal permasalahan yang melanda umat saat ini tidak hanya pada satu aspek saja. Namun, sejatinya permasalahan ini sangat kompleks dan terjadi di berbagai bidang. Retno menyampaikan bahwa satu-satunya cara untuk menyelesaikan permasalahan umat ini adalah dengan menerapkan sistem yang mampu membangun dan menjaga tegaknya pilar Islam, yaitu Khilafah Islamiyah. Sistem inilah yang telah dicontohkan penerapannya oleh Rasulullah SAW. Oleh karenanya, intelektual Muslim diharapkan mampu menyatukan visi dan misi hidupnya untuk mewujudkan sistem Khilafah di tengah umat.

Setelah penyampaian materi, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab peserta, dan diakhiri dengan forum ramah tamah. [Zakiya El Karima]

3 thoughts on “Open House MHTI Malang Raya: Intelektual Bangkit Bangun Peradaban Islam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s