Bersinggah di Rumah Allah


Oleh: Rizki Amelia Kurniadewi

Ada suatu masa
Ketika seorang anak manusia
Mulai sempurna akalnya

Ia pun mulai berpikir tentang dunia
Tentang Pencipta
Dan alam semesta
Juga ciptaan-Nya yang ada di dalamnya

Lalu ia mulai bertanya
Atas kegundahan yang meronta dalam jiwa
Berharap kan segera temukan nama
Siapakah gerangan Sang Pemilik Surya?

Di tengah malam gulita
Si anak masih juga terjaga
Dalam ruangan kosong yang sepi terasa
Hanya jarum jam yang berdenting di telinga
Dan segelintir suara bising motor yang meraja

Berpikir dan terus bertanya
Siapakah dirinya?
Apakah ada dengan sendirinya?
Atau dicipta oleh yang lainnya?

Ada kebingungan bersarang di benaknya
Ada kehampaan memenuhi relung hatinya
Perlahan dua kakinya pun menuntunnya
Menghadapkan diri pada berhala
Yang telah tiga belas tahun disaksikannya
Menghiasi rumah keluarganya

Dari mulutnya berucap kata
Ini hanyalah patung yang tak mampu bicara
Melihat dan mendengar juga tak bisa
Karena tubuhnya kaku oleh gips semata
Maka tak mungkin ia mencipta

Malam semakin gulita
Dan si anak mulai terlelap dalam tidurnya
Tepat di depan sosok berhala
Yang disembah kedua orang tuanya

*****

Selamat pagi Sarah…
Apa yang membuat wajahmu hari ini terlihat lelah?
Suara hangat menyapa dari seorang guru sekolah
Dan segera ia pun terbalas oleh senyuman ramah

Selamat pagi Ibu Fatimah…
Mungkin tidur dua jam semalam yang membuatku lelah
Duhai, dalam rangka apa kau bersusah?
Ah, aku hanya ingin menghilangkan rasa gundah

Tak perlu gelisah
Karena kita masih punya Allah
Ucap guru itu tanpa latah
Dan pertemuan pun berujung di kelas VII-H

Si anak semakin membuncah
Akalnya kembali terjarah
Oleh kata terakhir dari sosok guru berkerudung merah
Kita masih punya Allah?

Siapa sebenarnya Allah?
Apakah Dia bisa menunjukkan arah?
Jika iya, di mana Dia punya rumah?
Sungguh, aku ingin bersinggah

*****

Malang, 20 April 2013
Ditulis pada sepertiga malam terakhir hingga Subuh menjelang

allah991

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s