Anomali


Jangan bermain air jika kau tak ingin basah,
Jangan bermain api jika kau tak ingin terbakar,
Jangan bermain pisau jika kau tak ingin terluka,
Tapi jika kau tetap ingin bermain,
Menjauhlah dariku!

[Zakiya El Karima]

 

Akhirnya, dengan berat hati aku harus menuliskannya di blog ini. Karena hanya media inilah yang kumiliki saat ini. Di saat kawan-kawan tak lagi dapat dipercaya, tak lagi punya waktu untuk sekedar menghibur kawan. Di saat berbohong menjadi hobi, dan asas pemanfaatan masih mendominasi otak-otak manusia. Cukup! Tak akan terulang lagi! Seharusnya begitu. Karena aku bukan anak kecil lagi, yang tak dapat membedakan. Kebenaran yang tertutup kebathilan, atau kemaksiatan yang terbungkus rapi oleh rasa kesetiakawanan. Dunia ini ternyata penuh tipuan, kawan!

Ah, tidak usah berlebihan memahami tulisan ini. Tak ada di sini yang terlalu istimewa. Walaupun yang ada hanyalah rasa kecewa. Periksa kembali hobimu saudaraku! Itu hobi yang aneh. Apa kau pikir jalur anomali bisa menutupi semuanya? Sangat memalukan. Bukan, bukan niatmu yang memalukan, tapi caramu. Hmm….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s