Menulis, Mulai dari Sekarang


[Malang, 4 April 2010]
Pelajaran sederhana yang bisa saya ambil dari Mentor FM Plus, yang saya ikuti hari ini (4/4), adalah bahwa untuk menjadi seorang penulis handal, kita perlu membiasakan diri dengan banyak membaca. Kenapa? Karena dengan membaca, kita bisa mengetahui kosakata lebih banyak. Kosakata inilah yang nantinya menjadi bekal bagi kita untuk menyusun sebuah tulisan.Membaca merupakan sebuah aktivitas yang biasanya dianggap enteng. Bagi sebagian orang, mung
kin membaca itu membosankan, menyebabkan ngantuk, dan lain-lain. Namun, tahukah anda bahwa berdasarkan penelitian, ternyata untuk menjadi seorang yang sukses, kita dianjurkan untuk membaca minimal 3 jam setiap hari. Sudahkah anda melakukannya?Dengan membaca, pengetahuan kita menjadi luas. Hal ini akan memudahkan kita dalam berkomunikasi kepada khalayak. Orang yang banyak membaca tidak akan kesulitan mencari ide untuk mengembangkan pembicaraannya. Sebaliknya, orang yang sedikit membaca, pengetahuannya sangat sempit, sehingga kurang mampu mengembangkan pembicaraan.

Tidak cukup hanya dengan membaca, agar apa yang kita baca tidak hilang begitu saja, maka perlu kita dokumentasikan dalam bentuk tulisan. Tulisan inilah yang akan mengikat ilmu kita. Dengan menuliskan apa yang kita baca, kita akan mudah mengingatnya kembali jika suatu saat kita membutuhkannya. Misalnya, ada sebuah ide yang tiba-tiba muncul di benak kita. Jika kita hanya memikirkannya, bisa jadi ide tersebut akan mudah hilang atau terlupakan. Berbeda jika kita menuliskan ide tersebut dalam sebuah tulisan, maka ketika suatu saat kita lupa, kita dapat membuka kembali catatan tersebut.

By the way, sebenarnya apa sih pentingnya kita menulis? Apakah tulisan bisa merubah dunia? Tentu. Buktinya, pemikiran Komunis yang ditulis oleh Karl Marx bisa menjadi pemikiran dunia. Namun, tentu saja tidak semua tulisan bisa seperti itu. Butuh sebuah tulisan ideologis. Apa itu tulisan ideologis? Tulisan ideologis adalah sebuah tulisan yang ditulis berdasarkan ideologi tertentu. Kekuatan ideologi inilah yang mampu mempengaruhi orang lain, sehingga dapat memberikan bobot terhadap tulisan kita.

Mungkin sebagian dari kita pernah mengeluh tidak bisa menulis. Sebenarnya bukan tidak bisa, melainkan belum bisa. Dan anda akan tetap seperti itu, jika anda tidak pernah mencoba untuk mulai menulis. Anda bisa memulainya dengan menuliskan kisah-kisah sukses anda hari ini setiap sebelum tidur. Menulis diary juga merupakan latihan yang baik untuk membiasakan diri gemar menulis. Ingatlah bahwa kita tidak akan pernah bisa menulis, selama kita tidak pernah mau mencobanya. Mulailah menulis dari sekarang, karena kita tidak pernah tahu sampai kapan kita hidup di dunia ini. Apakah kita akan selalu menunda-nunda dengan berbagai alasan yang kita buat-buat? Sampai kapan? Sampai ajal di depan mata kita kah?

[Zakiya El Karima]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s